Bojonegoro, 22 Maret 2026 – Momentum Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan oleh praktisi pengobatan alternatif Goes Pri Tombo Loro bersama Master Sholeh untuk menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat sekaligus mengajak menjaga kesehatan secara menyeluruh, baik lahir maupun batin.
Dalam keterangannya, Goes Pri Tombo Loro menyampaikan bahwa Idul Fitri bukan hanya sekadar perayaan setelah menjalankan ibadah puasa, tetapi juga menjadi momen refleksi diri untuk memperbaiki kualitas hidup, termasuk dalam hal kesehatan.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua diberikan kesehatan, ketenangan, dan keberkahan dalam menjalani kehidupan ke depan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa selama bulan Ramadan, tubuh dan pikiran mengalami proses penyesuaian yang cukup signifikan. Oleh karena itu, pasca Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk menjaga keseimbangan tubuh melalui pola hidup sehat serta menjaga kondisi mental dan spiritual.
Senada dengan itu, Master Sholeh menekankan pentingnya pendekatan kesehatan secara holistik, yaitu keseimbangan antara fisik, pikiran, dan batin. Menurutnya, ketidakseimbangan dalam salah satu aspek tersebut dapat memengaruhi kondisi kesehatan secara keseluruhan.
“Kesehatan tidak hanya dilihat dari kondisi fisik, tetapi juga dari ketenangan pikiran dan kebersihan batin. Idul Fitri adalah waktu yang tepat untuk memulai kembali dengan kondisi yang lebih baik,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, keduanya juga memperkenalkan layanan pengobatan alternatif yang mereka jalankan sebagai bentuk kontribusi kepada masyarakat. Layanan tersebut mencakup konsultasi, terapi tradisional, serta pendekatan spiritual yang ditujukan untuk membantu masyarakat menjaga keseimbangan kesehatan.
Meski demikian, Goes Pri dan Master Sholeh menegaskan bahwa layanan yang diberikan bersifat sebagai pendamping, bukan pengganti penanganan medis profesional. Masyarakat tetap diimbau untuk melakukan pemeriksaan ke tenaga kesehatan apabila mengalami kondisi medis tertentu.
“Kami hadir sebagai alternatif pendamping. Untuk kondisi tertentu, tetap kami sarankan agar masyarakat berkonsultasi dengan tenaga medis agar mendapatkan penanganan yang tepat,” tambahnya.
Lebih lanjut, mereka juga mengajak masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat pasca Lebaran, seperti mengatur pola makan, menjaga istirahat, serta mengelola stres dengan baik, mengingat aktivitas masyarakat biasanya meningkat setelah momen hari raya.
Selain itu, pentingnya menjaga silaturahmi dan hubungan sosial juga dinilai menjadi bagian dari kesehatan mental yang tidak boleh diabaikan. Interaksi sosial yang baik dapat memberikan dampak positif terhadap keseimbangan emosional seseorang.
Melalui momentum Idul Fitri ini, Goes Pri Tombo Loro dan Master Sholeh berharap masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh, serta mampu menjalani kehidupan yang lebih seimbang, harmonis, dan produktif.(red)